Video “Wik Wik” Pelajar Viral, Warga yang Merekam Ditangkap Polisi

oleh -

Karawang – Masih ingat video “wik wik” pelajar yang viral di medsos beberapa waktu lalu? Pelaku asusila ini mungkin tak terlibat dalam kasus hukum, justru warga yang merekam aksi asusila itu yang harus berhadapan dengan hukum.

Satreskrim Polres Karawang menangkap seorang warga yang merekam dan menyebarkan video sepasang pelajar Cikampek yang berbuat mesum diatas motor yang sempat viral di medsos.

Pelaku adalah Saepulrohman (23) warga Kampung Babakan, Kelurahan Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Pelaku sendiri merupakan pekerja buruh pabrik.

Kasatreskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan, mengungkapkan awal mula pelaku melakukan perekaman sekaligus menyebarkan video mesum tersebut hingga viral dijejaring media sosial.

Dikatakannya, pada Jum’at 6 Maret 2020 pada saat pelaku pulang kerja di pabrik yang dekat dengan TKP, pelaku melihat sepasang pelajar Cikampek yang diduga sedang berbuat mesum hingga pelaku merekam dan menyebarkan videonya ke teman kerjanya.

“Motif tersangka iti iseng merekam dan menyebarkan ke temannya,” ujar Kasatreskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan, Rabu (18/03).

“Setelah Viral di media sosial, kemudian pelaku berhasil ditangkap dalam kurun waktu 4 hari di daerah Garut,” ujarnya menambahkan.

Sesuai keterangan dari pelaku, sebentar videonya berdurasi 2 menit. Tetapi dipotong videonya menjadi 38 detik dan disebarkan ke temannya hingga viral di media sosial facebook.

Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu handpone.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan UU ITE dengan pasal 29 dan atau pasal 45. Ancamannya 6 tahun kurungan penjara.

Dalam video yang tersebar, pelajar yang diduga berasal dari wilayah Cikampek tengah asyik melakukan asusila. Pasangan ini melakukan perbuatan asusila di atas sepeda motor dengan nopol T.

Video itu tersebar di media sosial facebook dan sempat mendapat perhatian dari netizen. Bahkan ada netizen yang menyebutkan kalau lokasi dalam video itu berada di salah satu kawasan industri wilayah Cikampek.

Dari isi video tersebut, pasangan bukan muhrim ini diduga masih berstatus pelajar. Itu dapat dilihat dari pakaian perempuan dalam video masih menggunakan batik sekolah.

Sedangkan pria-nya menggunakan jaket berwarna biru, celana panjang warna hitam dan topi. Keduanya menggunakan sepatu. (ade)

Ad 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *