Sampah di Pasar Menumpuk, Pedagang ngeluh

oleh -
Foto: Sampah di TPS Pasar Baru Karawang, usai diperbesar, tumpukan bertambah banyak

Karawang – Di Pasar Baru Karawang pedagang dibuat gerah atas pengelolaan sampah yang tidak diperhatikan serius. Hal itu berdampak terhadap pada proses transaksi jual beli bahan kebutuhan pokok yang ada dipasar tersebut. Itu dirasakan Tarsiah, salah seorang pedagang di Pasar Baru Karawang.

Menurut dia, pembeli hanya berlalu-lalang didepan tokonya, akibat dari pertokoan yang ditempatinya sangat berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di pasar.

“Sampah saat ini sudah terlalu banyak, pengunjung gak nyaman gara-gara bau sampah. Mereka gak nyaman pergi ke kios pedagang,” ungkapnya, Rabu (4/3).

Menurutnya, meskipun ada pengangkutan sampah menggunakan armada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, tapi sampah tetap menumpuk karena pengangkutan tidak maksimal.

“Tiap hari sampah diangkut, sehari cuma satu kali. Kemarin tiga hari gak diangkut, saking kita kesal sempat demo bulan lalu, sudah dibersih dan dibuatkan bak lebih besar, bukannya lebih baik eh malah gak sering diangkut malah mogok, ya gini akhirnya menumpuk,” ungkapnya.

Seharusnya lanjut Tarsiah, minimal ada dua truk yang melakukan pengangkutan setiap sehari, sebab armada yang ada disini ukuran kecil.

“Ini disampaikan karena sangat berpengaruh kepada penjualan, biasanya pembeli datang jadi gak nyaman karena bararau,” katanya.

Kepala UPTD Kebersihan Wilayah I Luki Mantra Dwi Putra belum bisa memberikan keterangan jelas akan keluhan pedagang pasar Baru Karawang.

“Saya nuju diklat, numpuk deui eta?,” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp. (iyg)

Ad 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *