Pemkab Karawang dilaporkan ke lima lembaga negara, kenapa?

oleh -489 views

 

Foto: Pancajihadi Al Panji saat menyerahkan laporan ke KASN

Karawang – Pemkab Karawang dilaporkan ke lima lembaga negara terkait dugaan “perkeliruan” dalam proses mutasi pegawai.

Sekretaris Jenderal LSM Kompak Reformasi Pancajihadi Al Panji melaporkan dugaan kekeliruan itu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Komisi Ombudsman, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kejaksaan Agung.

“Kami menilai pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Kepala Puskesmas dan Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan di GOR Panatayuda Selasa malam (07/01), justru menyisakan masalah yang cukup serius,” ungkapnya.

Informasi yang beredar, mutasi dan rotasi pegawai itu ditandai dengan adanya jual-beli jabatan. Bahkan dikabarkan ada pejabat yang dilantik dan diangkat sumpahnya, namun tidak tercantum dalam SK.

“Yang kami laporkan lebih fokus kepada adanya sepuluh pejabat kepala sekolah yang mengikuti sumpah dan pelantikan, tapi tidak tercantum dalam lampiran SK 230/KEP.80/BKPSDM/2020,” ujarnya.

Menurut dia, setelah adanya aksi saling lempar antara pejabat BKPSDM dan Disdikpora Karawang serta ramainya pemberitaan, maka muncul lah SK baru dengan Nomor SK 230/KEP.82/BKPSDM/2020 dengan tanggal yang sama yaitu 7 Januari 2020 yang di tanda tangani Bupati Karawang.

Ia mempertanyakan, kenapa mesti tanggal yang sama untuk mengakomodir ke sepuluh kepala sekolah tersebut, padahal sudah jelas mereka tidak tercantum dalam SK 230/KEP.80/BKPSDM/2020, jadi kenapa harus diterbitkan lagi SK baru dengan tanggal yang sama.

“Padahal sepengatahuan kami untuk melakukan mutasi tidak lah mudah, harus melalui pertimbangan hasil dari Baperjakat, dikonsultasikan ke KASN dan Gubernur. Kami tidak mau berspekulasi dan berasumsi, kenapa ke sepuluh pejabat kepala sekolah ini bisa menundukan Bupati untuk membuat SK pengangkatan yang baru,” ungkapnya. (iyg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *