DPRD Karawang soroti persoalan LP2B

oleh -80 views

Karawang – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang menyoroti persoalan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), menjelang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Karawang.

“Kita berkunjung ke Dinas Pertanian, agenda utamanya ini berbarengan dengan akan menghadapi LKPJ-nya Bupati. Maka itu menjadi bagian juga kita komisi II, mengevaluasi program di 2019 sejauh mana serapan anggarannya, sejauh mana progres kegiatannya dan sejauh mana dari sisi pendapatan dari sektor pertanian,” ungkap Sekretaris Komisi II DPRD Karawang Dedi Rustandi.

Berkaitan dengan persoalan LP2B, tambahnya, ada persoalan teknis dari pendataan LP2B yang belum selesai, karena ini berkaitan dengan dinas lain seperti Dinas PUPR dan Bappeda.

Persoalan itu belum terserap maksimal karena menunggu hasil dari pada perubahan Tata Ruang yang tadi disampaikan Dinas Pertanian.

“Kita minta ke temen-temen Dinas Pertanian hari ini sudah mulai finalisasi bahkan kita minta tadi, dari LP2B ini banyak konsekuensi yang harus kita penuhi. Terutama kaitan dengan kebutuhan masyarakat petani, baik itu infrastruktur, suprastruktur, termasuk kebutuhan pupuk, kebutuhan benih itu menjadi tanggung jawab Pemda,” ungkapnya.

Menurut dia, DPRD terus mendorong Dinas Pertanian untuk segera dibuatkan kaitan dengan Perbupnya, atau yang terkait dengan mengeksekusi teknis dengan persoalan LP2B, sehingga program-program itu tidak lagi ada alasan.

“LP2B belum ada perbup, karena sisi zonasinya saja masih ada keterkaitan dengan sektor lain atau dinas lain, termasuk perubahan tata ruang yang rencananya mau dibahas di Karawang. Perbup itu kewenangan secara teknis diinas dengan bagian hukum, jadi kita mendorong saja supaya ini lebih cepat,” paparnya. (iyg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *