272 TKA di Karawang Terus Dipantau

oleh -

Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang soal Covid 19 atau Corona, disemua wilayah terus dipantau, tidak terkecuali dengan keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang jumlahnya saat ini mencapai 272 jiwa dari berbagai negara.

“TKA sampai saat ini jumlahnya ada 272. Dari Amerika Serikat 1, Filipina 3, India 23, Jepang 131, Korea selatan 43, Malaysia 3, RRC 36, Singapur 1, dan Taiwan 31,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan.

Menyikapi soal covid 19, saat ini untuk Disdukcatpil Karawang mengambil satu kebijakan dimana para pegawai dibuatkan sistem piket.

“Piket ini masuk secara bergantian misalnya kelompok A masuk, B libur. Dan besoknya B masuk A libur. Kami sudah memproteksi diri semua karyawan agar memakai masker dan hand sanitizer. Untuk Jumat (20/1) kami menghentikan sementara pelayanan masyarakat untuk pembuatan dokumen kependudukan, kami akan melakukan penyemprotan disinfektan. Senin berikutnya seperti biasa lagi pelayanan,” ungkapnya.

Sementara mengenai TKA, lanjut Yudi, untuk pembuatan ijin TKA, pihaknya sudah koordinasi dengan Kantor Imigrasi bahwa bagi tenaga kerja asing yang sudah masa habis tinggal sementaranya itu bisa diurus melalui agen atau HRD di perusahaannya.

“Kami juga menghimbau atau tidak memperbolehkan bagi tenaga asing yang bersangkutan datang ke kami untuk mengurus surat izin sementaranya. Tetapi kami akan melayani melalui agen atau HRD yang datang ke sini tidak langsung yang bersangkutan. Wajib agennya yang datang ke sini,” katanya.

Sementara itu pada Rabu (18/3) Muspika Cilamaya Wetan yang menjadi lokasi proyek PLTGU Cilamaya yang sudah dipastikan ada TKA terus dipantau jajaran pemerintah daerah setempat.

“Saya dan jajaran Muspika melaksanakan Kordinasi dan Pemeriksaan Orang Asing yang bekerja di PT Samsung CT (Proyek PLTGU Cilamaya) dalam Pencegahan Virus Corona terhadap pekerja Asing (Korsel, Philiphine, Malaysia, India dan USA) dengan meminta data Orang asing yang baru tiba dari Luar negeri ke PT Samsung Cilamaya untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan hasil jumlah orang asing 79 orang dengan orang asing yang baru tiba dari luar negeri 16 orang (Dalam karantina selama 14 hari di Lokasi Apartemen Mahogani Teluk jambe barat),” demikian kata Basuki Rachmat, Camat Cilamaya Wetan melalui pesan singkat. (iyg)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *